Cara Pengisian Blangko Ijazah SD Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018

Blangko Ijazah K13 - Pada postingan saya sebelumnya membahas cara Pengisian Blangko Ijazah SD Kurikulum 2006 Tahun Pelajaran 2017/2018, nah pada kesempatan kali ini saya akan share cara Pengisian Blangko Ijazah SD Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018. Sebelum kita masuk ke topik utama kita tentang blangko ijazah k13 sd, tentunya anada harus tau dulu perbedaan blangko ijazah SD kurikulum 2006 dengan blangko ijazah sd kurikulum 2013.

Perbedaan Blangko Ijazah K-2016 dengan Blangko Ijazah K13
Pada bagian depan blangko ijazah sd kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 perbedaanya terdapat pada kode yang ada dibagian bawah ijazah. ijazah sd kurikulum 2013 menggunakan kode 13 (tiga belas) sedangkan kurikulum 2006 menggunakan kode 06 (nol enam).

Perbedaan mencolok antara ijazah sd k13 dengan k-2006 terdapat pada bagian belakang blangko ijazah. Perbedaan tersebut terdapat dibagian Mata Pelajaran. Untuk Kurikulum 2006 terdiri dari satu kelompok mata pelajaran sedangkan pada kurikulum 2013 terdata 2 (dua) kelompok mata pelajaran. Selain itu, terdapat perbedaan di beberapa nama mata pelajaran antara k2006 dan k13 seperti berikut :

Mata Pelajaran di blangko ijazah sd kurikulum 2006:
1. Pendidikan Agama
2. Pendidikan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. lmu Pengetahuan Alam
6. Ilmu Pengetahuan Sosial
7. Seni Budaya dan Keterampilan
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan
9. Muatan Lokal

Mata Pelajaran di blangko ijazah sd kurikulum 2013:
Mata Pelajaran Kelompok A 
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. Ilmu Pengetahuan Alam
6. Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata Pelajaran Kelompok B
7. Seni Budaya dan Prakarya
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
9. Muatan Lokal

Dari keterangan pada kolom di atas dapat kita lihat perbedaan ijazah sd k13 dengan ijazah sd k2006 pada nomor 1, 2 dan 7.

Itulah perbedaan antara blangko ijazah kurikulum 2006 dengan kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018. Setelah kita mengetahui perbedaan tersebut, lalu bagaimana cara pengisian blangko ijazah sd kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018???

Cara pengisian blangko ijazah sd kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018 bagian Depan
Angka 1 diisi dengan nama sekolah bersangkutan yang menerbitkan ijazah sesuai nomenklatur;
Angka 2 diisi dengan Nomor Pokok Siswa Nasional (NPSN) yang menerbitkan ijzah;
Angka 3 diisi dengan nama Kabupaten atau Kota. Silakan coret salah satunya seperti ini (Kabupaten/Kota) jika memilih Kabupaten;
Angka 4 diisi dengan nama provinsi;
Angka 5 diisi dengan nama siswa pemilik ijazah menggunakan huruf kapital. Nama harus sama dengan yang tercantum pada akte kelahiran yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya;
Angka 6 diisi dengan tempat dan tanggal lahir siswa. Tempat dan tanggal lahir siswa harus sama dengan yang tercantum pada akte kelahiran yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya;
Angka 7 diisi dengan nama orang tua/wali siswa pemilik ijazah SD;
Angka 8 diisi dengan nomor induk siswa (NIS) pemilik ijazah SD pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk;
Angka 9 diisi dengan nomor induk siswa nasional (NISN) pemilik ijazah SD. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) terdiri dari 10 digit yaitu 3 digit pertama adalah tahun lahir dan 7 digit terakhir adalah nomor pemilik ijazah SD yang diacak oleh sistem kemendikbud;
Angka 10 diisi dengan nomor peserta ujian nasional terdiri dari 14 belas digit sesuai dengan nomor peserta pada kartu tanda peserta ujian nasional dan sama dengan yang tertera di sertifikat hasil ujian nasional (SHUN). 1 Digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 digit berisi informasi tahun, 2 digit bersisi informasi kode provinsi, 2 digit bersisi informasi kode kabupaten/kota, 3 digit berisi informasi kode sekolah, 3 digit berisi informasi kode urut peserta dan 1 digit bersisi informasi validasi; namun khusus jenjang SD sederajat angka 10 diisi dengan nomor peserta ujian sekolah;
Angka 11 diisi dengan sekolah penyelenggara ujian sekolah;
Angka 12 (tidak ada dalam blangko ijazah SD k13);
Angka 13 diisi dengan nama kabupaten/kota tempat penerbitan ijazah SD, dilanjutkan dengan tanggal 2 digit dan bulan tulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan;
Angka 14 diisi oleh nama kepala sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan ijazah SD Kurikulum 2006 dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah pegawai negeri sipil (PNS) diisi dengan nomor induk pegawai (NIP)  sedangkan bagi kepala sekolah non pegawai negeri sipil diisi dengan satu buah strip (-). Dalam hal kepala sekolah berhalangan tetap, dan belum ada kepala sekolah yang definitif maka dapat mengacu pada surat BSNP Nomor 0007/SDAR/BSNP/V/2012 tanggal 28 Mei 2012 perihal penandatanganan SKHUN dan ijazah sebagai berikut : a) ijazah dapat ditandatangani oleh plt kepala sekolah yang memiliki jabatan fungsional guru yang diberikan mandat oleh Bupati/Walikota; b) bila plt kepala sekolah tidak memiliki jabatan fungsional guru maka Bupati/Walikota dapat menunjuk wakil kepala sekolah yang  memiliki jabatan fungsional guru dengan memberikan mandat;
Angka 15 dibubuhkan stampel sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan ijazah sesuai dengan nomenklatur;

Angka 16 ditempelkan pas foto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri pemilik ijazah serta stampel menyentuh pas foto.

Cara pengisian blangko ijazah sd kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018 bagian Belakang
Angka 1 diisi dengan nama siswa pemilik ijazah kurikulum 2006 menggunakan huruf kapital. Nama harus sama dengan yang tercantum pada akte kelahiran yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya;
Angka 2 (tidak ada dalam blangko ijazah SD k13);
Angka 3 (tidak ada dalam blangko ijazah SD k13);
Angka 4 diisi dengan nomor induk siswa nasional (NISN) pemilik ijazah SD k13. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) terdiri dari 10 digit yaitu 3 digit pertama adalah tahun lahir dan 7 digit terakhir adalah nomor pemilik ijazah SD yang diacak oleh sistem kemendikbud;
Angka 5 diisi dengan nilai rata-rata rapor yang diambil dari beberapa semester terakhir dengan ketentuan sebagai berikut:
Angka 6 diisi dengan nilai ujian sekolah tiap mata pelajaran. khusus mata pelajaran yang diuji dengan ujian tertulis dan ujian praktik, nilai ujian sekolah dihitung berdasarkan rata-rata nilai ujian tertulis dan ujian praktik;
Nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0-100 tanpa desimal.
Angka 7 diisi dengan nama kabupaten/kota tempat penerbitan ijazah SD, dilanjutkan dengan tanggal 2 digit dan bulan tulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan;
Angka 8 diisi oleh nama kepala sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan ijazah SD Kurikulum 2013 dan dibubuhkan tanda tangan;
Angka 9 diisi dengan nomor induk pegawai (NIP) kepala sekolah bersangkutan. Bagi kepala sekolah non pegawai negeri sipil diisi dengan satu buah strip (-);
Angka 10 dibubuhkan stampel sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan ijazah sesuai dengan nomenklatur.

Demikian info cara penulisan blangko ijazah sd kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018. Semoga artikel ini bermanfaat.

Berlangganan Update Artikel Terbaru Via Email:

Silakan Tinggalkan Komentar Untuk Artikel Ini

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel